Tampilkan postingan dengan label Atitude. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Atitude. Tampilkan semua postingan

Rabu, Oktober 17, 2012

.:Sikapmu-Asetmu:.


Every week Jun selalu dapat petuah- petuah dari mbak Anne Ahira.. seperti minggu ini, gw pengen nge-share yang gw dapet dari kirimannya mbak Anne, keren dan sangat menggugsah bgt isinya.. :))
Kelemahan sikap menjadi kelemahan 
karakter - Albert Einstein


Sikap atau attitude Anda adalah kendaraan untuk mencapai potensi Anda sepenuhnya. Robert Hall International, sebuah perusahaan konsultan di San Francisco, meminta para vice president dan direktur-direktur sumber daya manusia dari 100 perusahaan terbesar di Amerika untuk menyebutkan satu alasan utama mereka memecat seorang pekerja. Jawabannya sangat menarik dan menggarisbawahi sikap dalam dunia bisnis:



  Tidak kompeten : 30%
  Ketidakmampuan bekerja sama dengan pekerja lain : 17%
  Ketidakjujuran atau berdusta : 12%
  Sikap negatif : 10%
  Kurang motivasi : 7%
  Kegagalan atau menolak mengikuti perintah : 7%
  Alasan lain-lain: 8%


Walaupun peringkat satu adalah kompetensi, tetapi alasan terbanyak adalah masalah sikap (tidak jujur, negatif, kurang motivasi, dll). Selain itu, The Carnegie Institute menganalisis catatan 10.000 orang dan menyimpulkan bahwa 15% kesuksesan berkaitan dengan pelatihan teknis dan 
85% selebihnya adalah masalah 
kepribadian dan sikap. 
Sikap kita menentukan apa yang kita 
lihat dan bagaimana kita menangani 
perasaan kita. 
Menurut John C. Maxwell, dua faktor ini sangat menentukan kesuksesan kita. Karena itu, pastikan sikap Anda 
menjadi aset terbesar Anda, bukan kewajiban terbesar Anda.



Sumber: Anne Ahira, Oktober 2012

Senin, Agustus 27, 2012

.:Masa Pengenalan "Adik" di Departemen Part-1:.

Social gathering perkenalan departemen angkatan bawah gw, seru loh.
     Assalamualaikum wr.wb.. Gutte nacht mina!! Lama tidak menulis di sini.. haha,,males tingkat dewa udahan,ckckckck..Ingin share sesuatu nih dari cerita teman yg unyu-unyu punya.. Mungkin agak garing, tapi yah wish that this story still have maybe just a little bit benefit for you..
     Tonight, after back from dinner with anggota Pinus Merkusii (nama keluarga di kelas,haha) shalat magrib langsung deh nimbrung bersama personil rumah pelangi (nama kontrakan,*tanpa persetujuan ini namanya,hahaa). Awalnya kita adalah SNSD versi BALIO,hahaha soalnya serumah ada 9 orang dan pas urut demi urut berdasarkan ke-tuaan akhirnya ternobatkanlah gw sebagai Yoona,hahaha..*bayangin aja.. oke, gak nyambung, bt3 *back to the topic..Sekarang personil tinggal 6 orang dan 2 orang yang memulai kocokan perut ini berasal dari fakultas yang sama dan baru pulang dari kegiatan perkenalan di departemen masing- masing.
Foto masa perkenalan kampus angkatan gw 2010
    Inti cerita sih sebenarnya sama aja, adik- adik itu ada yang merasa tidak atau kurang setuju dengan kegiatan perkenalan yang seperti sekarang ini. Entah kenapa padahal kita udah membuatnya sebaik mungkin sejak masa perkenalan kampus tanpa beban yang seperti angkatan gw alami karena memang sudah ada mandat dan peraturan dari pusat *rektorat dan dekanat* mengenai kegiatan ini.
     Oke fine, jadi kemarin (26/8), katanya nih pas lagi kegiatan perkenalan fakultas ada adik yang try to fix her hair, mungkin karena gerah atau apa kite kagak paham pokoknya intinya dia gerah gitu kayaknya. Terus kan panitia yang mengurus kedisiplinan melihat nametag yang dipake adiknya dan bilang, 
" Kalau sakit ke belakang aja dik" 
yah tau lah ya dengan gaya biasa dengan mengerling biasa ke sang adik juga. Ehh, gad dalang ga ada sutradara dia action, 
" Saya itu capek kak, saya lelah". 
Dan panitia yang empunya kegiatan pun datang, " Ada apa dik?" 
padahal nadanya biasa aja loh, nada perhatian *wajarlah cowok ke cewek,hehehe*. Sang adik langsung action lagi, gw g paham padahal anak IPB gad yg mengakui bahwa dirinya adalah dalang atau Sutradara atau apalah itu namanya yang suka ngatur pemain gitu.
" Saya itu sudah capek kak. Saya sudah lelah dengan semua ini. Kenapa kami harus diginiin??"
" Loh, saya tidak tahu apa- apa, mungkin bisa ditanyakan ke kedisiplinan" kata sang kakak panitia itu.
" Pokoknya saya gak kuat kak, saya capek" dengan nada yang cukup tinggi
Sang panitia empunya acara ini pun geram lah ya, wong ditanya baik- baik, diajak baik- baik malah ni orang begono, protes keras
" Ya!! Tapi ga usah keras juga donk nadanya, saya sudah tanya baik- baik malah gini!"
Dan apa yang terjadi saudara- saudara.... sang adik langsung melengos pergi keluar arena kegiatan. Yah bayangin aja kayak di sinetron- sinetron habis mewek terus pergi, yah ibaratin ajalah yahh. Apa kabar perasaan si kakak ya tau ada adegan sinetron gitu di depan mata, bwahahaha...

     Oke, ini hanya sedikit intermezoo tentanng apa yang terjadi antar generasi yang mmm bisa buat lelucon atau hikmah dan pelajaran, everything you could take them yourself from your point of view.. *halah bahasa apa ini*.. Tunguu cerita selanjutnya, *kalau lanjut,hahaha..

     Wassalamualaikum wr.wb

Minggu, April 22, 2012

-Iklan 'Cantik'?-

     Iklan- iklan yang mengumbar perempuan- perempuan seksii dan cantik (putih) dengan pakaian seksi, *ooppss maaf maksudnya bajunya kurang sopan, saat ini buaanyaaak banget mengisi layar TV kita.. Ga' cuman jadi 'seru- seruan' aja dalam iklan, malahan dijadikan hadiah untuk suatu produk tetentu.. Yah walaupun bukan wanitanya yg langsung jd hadiah sihh, cuman saat pengiklanannya itu kesannya 'gimaaanaaa' gitu.. Ga' ilok kata orang Jawa bilang. Iklan tersebut membuat ide bahwa setiap promosi harus di'lengkapi' dengan perempuan- perempuan cantik yang identik dengan putih, semampai (*bukan semeter tak sampai lohh), seksi, waoooo..
     Padahal kalau kita backpackeran nih ke wilayah timur kita (*Papua dan sekitarnya) mereka itu cnatik lohh.. dengan mata yang indah, warna kulit yang eksotis, alami banget dahhh.. Pria ohh priaa,ckckck.. Mamak- mamak di Sumatera bahkan di Arab sono justru beranggapan bahwa big is beautifull ^^, yang cantik itu justru yg berbadan besar,hohoho...

     Usaha pemerintah, semacam RUU pornografi atau apalah yang lain namanya itu jadi ga' ada gunanya kalau iklan yang notabene sering muncul di TV berkali- kali telah me-mind set  masyarakat kayak gitu... Semuanya harus diperketat kembali mengenai iklan yang boleh muncul mana yang tidak, iklan yang hanya boleh tayang pada jam- jam tertentu saja, dan lain sebagainya..

     Misalnya saja iklan pemutih wajah yang ada adegan berpacaran, atau ada adegan yang nyaris berciuman.. Itu g' layak buat dilihat anak kecil, apalagi tayang berkali- kali diwaktu pagi,siang, dan sore hari yang notabene anak- anak masih aktif (*tidak sedang tidur malam). Kita sebagai perempuan harus ditinggikan, #eaaaa,, Jangan mau direndahkan dengan cara- cara globalisasi seperti iklan 'cantik' seperti itu.. Padahal jaman udah maju, tapi teknologi "kurang" dimanfaatkan untuk menghargai wanita.. Mana yang katanya emansipasi dan Penghormatan terhadap wanita???
     Perempuan, sedikit mengutip dari hasi Launching Forum Perempuan IPB 2012, perempuan berasal dari kata dasar "empu" yang berarti ahli... Wihhh, subhanallah sekali lohhh yaaa... Kita adalah seorang lagi.. Ingatkah juga kita bahwa perempuan adalah tiang negara, bila perempaun di negara tersebut baik, maka baiklah negara ini. Ada pepatah lain yang mengatakan bahwa,
"Apabila kamu mendidik seorang pria, kamu hanya mendidik satu orang saja. Namun jika kamu benar dalam mendidik seorang wanita, maka sama halnya kamu mendidik beberapa generasi "

Mari Menjaga Diri dan Tingkatkan Diri Untuk Kebaikan Keluarga, (calon) Suami, Anak, bahkan Negara.. Jiayo Perempuan Indonesia!!

Dedikasi untuk hari Kartini, Sang Ibu Penerang Jiwa

Rabu, Maret 07, 2012

.:Maklumat warga Babakan:.

     Iseng-iseng ane berselancar,emmm guling-guling lebih tepatnya, di internet ane nemu tulisan bagus yang udah lamaaaa bgt.. tahun 2009an lah..(*g terlalu lama jg c)..di blog yang mau dijadiin blog se-IPB ini udah ada sejak jaman 2007an lalu..Penting  untuk diketahui setiap civitas akademika maupun warga yang bersangkut baik beginning maupun endingnya tinggal di sekitar kampus.. Apa itu?? Berikut copas-annya dari http://bloggeripb.wordpress.com/2009/01/15/maklumat-warga-babakan/#more-504

Dengan melihat kondisi kehidupan masyarakat dan mahasiswa yang semakin memprihatinkan dan sangat jauh dari nilai-nilai etika dan masyarakat, yang ditandai dengan timbulnya PEKAT (penyakit masyarakat) yang terdiri dari aktivitas perjudian di tengah-tengah masyarakat, serta berbagai pelanggaran lainnya, maka Pemerintah Desa Babakan bersama-sama masyarakat menetapkan beberapa aturan yang WAJIB dipatuhi oleh seluruh warga masyarakat Desa Babakan dan mahasiswa yang tinggal di wilayah desa Babakan sebagai berikut:
Aktivitas yang mendekati TINDAKAN ASUSILA
  1. Dilarang berdua-duaan antara pria dan wanita yang belum menikah dan tidak mempunyai hubungan saudara dengan menampakkan kemesraan dan tindakan-tindakan lain yang bertentangan dengan norma, moral dan etika masyarakat
  2. Dilarang memasukan tamu lawan jenis kedalam rumah kost, kecuali ada hubungan keluarga. Tamu lawan jenis diperbolehkan masuk ke dalam rumah kost jika didampingi oleh saudara atau keluarganya.
  3. Dilarang menggunakan busana yang terbuka dan tidak sopan seperti mengenakan pakaian yang terlalu ketat dan transparan
SANKSI YANG AKAN DIBERIKAN
  1. Teguran. Teguran dilakukan oleh masyarakat dan mahasiswa untuk dilaporkan ke pihak aparat yang berwenang (RT, RW, Desa dan IPB).
  2. Pengusiran. Apabila sanksi teguran tidak diindahkan, pihak berwenang berhak melakukan tindakan pengusiran tanpa ganti rugi dari pemilik kost serta tindakan tegas lainnya sesuai dengan hasil sidang yang diputuskan oleh pihak desa dan IPB
Aktivitas yang berkaitan dengan PORNOGRAFI
  1. Dilarang menjual, menyawakan dan menonton VCD porno serta sesuatu yang menjurus kearah pornografi
  2. Warnet dilarang menjadi media bagi pelanggan untuk membuka situs-situs porno
SANKSI YANG AKAN DIBERIKAN
  1. Masyarakat dan pihak yang berwenang berhak untuk menangkap semua penjual dan penyewa VCD porno untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku
  2. Masyarakat dan mahasiswa memberikan teguran kepada penjual, pembeli, penyewa dan penonton VCD porno. Jika teguran tidak diindahkan maka sanksi selanjutnya diikuti dengan pelaporan dan penangkapan oleh masyarakat untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku
  3. Masyarakat dan pihak yang berwenang berhak untuk menutup izin usaha warnet yang menjadi media bagi pelanggan untuk membuka situs-situs porno
Aktivitas yang berkaitan dengan PERJUDIAN, MINUMAN KERAS dan NARKOBA
  1. Dilarang memperjualbelikan MINUMAN KERAS, JUDI TOGEL, dan NARKOBA
  2. Dilarang meminum MINUMAN KERAS, melakukan praktek PERJUDIAN, memakai dan mengkonsumsi NARKOBA
SANKSI YANG AKAN DIBERIKAN
  1. Masyarakat dan pihak yang berwenang berhak untuk menangkap semua peminum MINUMAN KERAS, pelaku PERJUDIAN, pemakai dan pengedar NARKOBA untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku
  2. Masyarakat dan pihak yang berwenang berhak untuk menutup tempat yang memperjualbelikan MINUMAN KERAS, JUDI TOGEL, dan NARKOBA. Pelaku akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
Ketua DPD Babakan


Kepala Desa Babakan
Presiden Mahasiswa KM IPB
Direktur Kemahasiswaan IPB
Ir. H. Abidin Said
Yayat Supriatna
Suranto Wahyu Widodo
Dr. Rimbawan

Senin, Juli 18, 2011

.:13 kata "JANGAN" yg harus dihindari:.

Tapak tilas hari ini...
1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka
kamu kian bahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka
kamu semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka
kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah
dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan.

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia,
tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi
akan hadir dalam tulisanmu.

7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi berkerjalah, maka proyek
akan menunggumu.


8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka
kamu akan dicintai.

9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan
tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki
yang lainnya.

10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah,
maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka
bertambah kesuksesanmu.

12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

13. Jangan menunggu Takdir yg kau impikan, tapi Berbuatlah untuk mbuat impian Takdir tsb. Mskpun kt tdk tau apa tkdir Diri kt Sndiri.

.:Sekolah untuk Apa?:.

Tapak tilas hari ini...
Sebuah artikel Ketua Program MM-UI, Prof. Rhenald Kasali. Semoga tergugah.


Salam,

Sekolah untuk Apa?
...
Beberapa hari ini kita membaca berita betapa sulitnya anak-anak
mencari sekolah.Masuk universitas pilihan susahnya setengah mati.
Kalaupun diterima, bak lolos dari lubang jarum. Sudah masuk ternyata
banyak yang “salah kamar”.

Sudah sering saya mengajak dialog mahasiswa yang bermasalah dalam
perkuliahan, yang begitu digali selalu mengatakan mereka masuk jurusan
yang salah. Demikianlah, diterima di perguruan tinggi negeri (PTN)
masalah, tidak diterima juga masalah. Kalau ada uang bisa kuliah di
mana saja.

Bagaimana kalau uang tak ada? Hampir semua orang ingin menjadi
sarjana, bahkan masuk program S-2. Jadi birokrat atau jenderal pun
sekarang banyak yang ingin punya gelar S- 3. Persoalan seperti itu
saya hadapi waktu lulus SMA, 30 tahun lalu, dan ternyata masih menjadi
masalah hari ini.

Sekarang, memilih SMP dan SMA pun sama sulitnya. Mengapa hanya soal
memindahkan anak ke sekolah negeri lain saja lantaran pindah rumah
biayanya begitu besar? Padahal bangku sekolah masih banyak yang
kosong. Masuk sekolah susah, pindah juga sulit, diterima di perguruan
tinggi untung-untungan, cari kerja susahnya minta ampun.

Lengkap sudah masalah kita. Kalau kita sepakat sekolah adalah jembatan
untuk mengangkat kesejahteraan dan daya saing bangsa, mengapa dibuat
sulit? Lantas apa yang harus dilakukan orang tua? Jadi sekolah untuk
apa di negeri yang serbasulit ini?

Kesadaran Membangun SDM

Lebih dari 25 tahun yang lalu, saat berkuasa, Perdana Menteri (PM)
Malaysia Mahathir Mohamad sadar betul pentingnya pembangunan sumber
daya
manusia (SDM). Dia pun mengirim puluhan ribu sarjana mengambil gelar
S-2 dan S-3 ke berbagai negara maju.

Hal serupa juga dilakukan China. Tidak sampai 10 tahun,lulusan terbaik
itu sudah siap mengisi perekonomian negara. Hasilnya Anda bisa lihat
sekarang. BUMN di negara itu dipimpin orang-orang hebat, demikian pula
perusahaan swasta dan birokrasinya. Perubahan bukan hanya sampai di
situ.

Orang-orang muda yang kembali ke negerinya secara masif me-reform
sistem pendidikan. Tradisi lama yang terlalu kognitif dibongkar. Old
ways teaching yang terlalu berpusat pada guru dan papan tulis,serta
peran brain memory (hafalan dan rumus) yang dominan mulai
ditinggalkan.

Mereka membongkar kurikulum, memperbaiki metode pengajaran, dan
seterusnya.Tak mengherankan kalau sekolahsekolah di berbagai belahan
dunia pun mulai berubah. Di negeri Belanda saya sempat
terbengong-bengong menyaksikan bagaimana universitas seterkenal
Erasmus begitu mudah menerima mahasiswa.

“Semua warga negara punya hak untuk mendapat pendidikan yang layak,
jadi mereka yang mendaftar harus kami terima,” ujar seorang dekan di
Erasmus.
Beda benar dengan universitas negeri kita yang diberi privilege untuk
mencari dan mendapatkan lulusan SLTA yang terbaik.

Seleksinya sangat ketat. Lantas bagaimana membangun bangsa dari
lulusan yang asal masuk ini? “Mudah saja,” ujar dekan itu. “Kita
potong di tahun kedua. Masuk tahun kedua, angka drop out tinggi
sekali. Di sinilah kita baru bicara kualitas, sebab walaupun semua
orang bicara hak, soal kemampuan dan minat bisa membuat masa depan
berbeda,”ujarnya.

Hal senada juga saya saksikan hari-hari ini di Selandia Baru. Meski
murid-murid yang kuliah sudah dipersiapkan sejak di tingkat SLTA,
angka drop out mahasiswa tahun pertama cukup tinggi.Mereka pindah ke
politeknik yang hanya butuh satu tahun kuliah. Yang lebih mengejutkan
saya adalah saat memindahkan anak bersekolah di tingkat SLTA di
Selandia Baru.

Sekolah yang kami tuju tentu saja sekolah yang terbaik, masuk dalam 10
besar nasional dengan fasilitas dan guru yang baik. Saya menghabiskan
waktu beberapa hari untuk mewawancarai lulusan sekolah itu
masing-masing, ikut tour keliling sekolah, menanyakan kurikulum dan
mengintip bagaimana pelajaran diajarkan.

Di luar dugaan saya,pindah sekolah ke sini pun ternyata begitu mudah.
Sudah lama saya gelisah dengan metode pembelajaran di sekolah-sekolah
kita yang terlalu kognitif, dengan guruguru yang merasa hebat kalau
muridnya bisa dapat nilai ratarata di atas 80 (betapapun stresnya
mereka) dan sebaliknya memandang rendah terhadap murid aktif, namun
tak menguasai semua subjek.

Potensi anak hanya dilihat dari nilai, yang merupakan cerminan
kemampuan mengopi isi buku dan catatan. Entah di mana keguruan itu
muncul kalau sekolah tak mengajarkan critical thinking. Kita
mengkritik lulusan yang biasa membebek, tapi tak berhenti menciptakan
bebek-bebek dogmatik.

Kalau lulusannya mudah diterima di sekolah yang baik di luar
negeri,mungkin guru-guru kita akan menganggap sekolahnya begitu bagus.
Mohon maaf, ternyata tidak demikian. Jangankan dibaca, diminta
transkrip nilainya pun tidak. Maka jangan heran, anak dari daerah
terpencil pun di Indonesia, bisa dengan mudah diterima di sekolah yang
baik di luar negeri.

Bahkan tanpa tes. Apa yang membuat demikian? “Undang-undang menjamin
semua orang punya hak yang sama untuk belajar,” ujar seorang guru di
Selandia Baru. Lantas, bukankah kualitas lulusan ditentukan input-nya?
“Itu ada benarnya, tapi bukan segala-galanya,” ujar putra sulung saya
yang kuliah di Auckland University tahun ketiga.

Maksudnya,tes masuk tetap ada,tetapi hanya dipakai untuk penempatan
dan kualifikasi. Di tingkat SLTA, mereka hanya diwajibkan mengambil
dua mata pelajaran wajib (compulsory) yaitu Matematika dan Bahasa
Inggris. Pada dua mata pelajaran ini pun mereka punya tiga kategori:
akselerasi, rata-rata, dan yang masih butuh bimbingan.

Sekolah dilarang hanya menerima anakanak bernilai akademik tinggi
karena dapat menimbulkan guncangan karakter pada masa depan anak,
khususnya sifat-sifat superioritas, arogansi, dan kurang empati.
Mereka hanya super di kedua kelas itu, di kelas lain mereka berbaur.

Dan belum tentu superior di kelas lain karena pengajaran tidak hanya
diberikan secara kognitif. Selebihnya, hanya ada empat mata pelajaran
pilihan lain yang disesuaikan dengan tujuan masa depan masingmasing.
Bagi mereka yang bercita- cita menjadi dokter, biologi dan ilmu kimia
wajib dikuasai.

Bagi yang akan menjadi insinyur wajib menguasai fisika dan kimia.
Sedangkan bagi yang ingin menjadi ekonom wajib mendalami accounting,
statistik,dan ekonomi. Anak-anak yang ingin menjadi ekonom tak perlu
belajar biologi dan fisika. Beda benar dengan anak-anak kita yang
harus mengambil 16 mata pelajaran di tingkat SLTA di sini, dan
semuanya diwajibkan lulus di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM).

Bayangkan, bukankah citacita pembuat kurikulum itu orangnya hebat
sekali? Mungkin dia manusia super.Seorang lulusan SLTA tahun pertama
harus menguasai empat bidang sains (biologi,ilmu kimia, fisika, dan
matematika), lalu tiga bahasa (Bahasa Indonesia, Inggris, dan satu
bahasa lain), ditambah PPKN, sejarah, sosiologi, ekonomi, agama,
geografi, kesenian, olahraga, dan komputer.

Hebat sekali bukan? Tidak mengherankan kalau sekolah menjadi sangat
menakutkan, stressful, banyak korban kesurupan, terbiasa mencontek,
dan sebagainya. Harus diakui kurikulum SLTA kita sangat berat. Seperti
kurikulum program S-1 20 tahun lalu yang sejajar dengan program S-1
yang digabung hingga S-3 di Amerika.

Setelah direformasi, kini anak-anak kita bisa lulus sarjana tiga
tahun. Padahal dulu butuh lima tahun. Dulu program doktor
menyelesaikan di atas 100 SKS, sehingga hampir tak ada yang lulus.
Kini seseorang bisa lulus doktor dalam tiga tahun. Anda bisa saja
mengatakan, dulu kita juga demikian, tapi tak ada masalah kok!

Di mana masalahnya? Masalahnya, saat ini banyak hal telah berubah.
Teknologi telah mengubah banyak hal, anakanak kita dikepung informasi
yang lebih bersifat pendalaman dan banyak pilihan, tapi datang dengan
lebih menyenangkan. Belajar bukan hanya dari guru, melainkan dari
segala resources.

Ilmu belajar menjadi lebih penting dari apa yang dipelajari itu
sendiri,sehingga diperlukan lebih dari seorang pengajar, yaitu
pendidik. Guru tak bisa lagi memberikan semua isi buku untuk
dihafalkan, tetapi
guru dituntut memberikan bagaimana hidup tanpa guru, lifelong learning.

Saya saksikan metode belajar telah jauh berubah. Seorang guru di West
Lake Boys School di Auckland mengatakan, “Kami sudah meninggalkan old
ways teaching sejak 10 tahun lalu. Maka itu, sekolah sekarang harus
memberikan lebih banyak pilihan daripada paksaan. Percuma memberi
banyak pengetahuan kalau tak bisa dikunyah. Guru kami ubah,metode
diperbarui,fasilitas baru dibangun,” ujar seorang guru.

Masih banyak yang ingin saya diskusikan,tapi sampai di sini ada
baiknya kita berefleksi sejenak. Untuk apa kita menciptakan sekolah
dan untuk apa kita bersekolah? Mudahmudahan kita bisa mendiskusikan
lebih dalam minggu depan dan semoga anak-anak kita mendapatkan masa
depan yang lebih
baik.

RHENALD KASALI Ketua Program MM UI

Rabu, Juli 06, 2011

.:boleh manja ga nih??:.

Tapak tilas hari ini...
Ada satu penghambat sukses yang seperti sifat anak kecil. Memang banyak hal yang bisa kita pelajari dan contoh dari sifat anak kecil untuk keberhasilan kita. Misalnya sifat keinginan belajar dan mencoba. Ini adalah sifat yang bagus dan perlu kita pertahankan. Tetapi ada satu sifat anak kecil yang tidak boleh dimiliki oleh orang dewasa seperti kita. Bahkan, jika anak kecil memiliki sifat ini pun sering membuat jengkel orang tuanya.
Sifat anak kecil ini banyak menjangkiti orang dewasa. Mungkin mereka tidak menyadarinya. Mereka menganggap sifat ini wajar, tetapi yang jelas ini akan menghambat seseorang untuk meraih sukses. Periksalah diri Anda, apakah masih memiliki sifat ini?

Penghambat Sukses Itu adalah Manja

Ah yang bener? Yup. Banyak orang yang manja. Ciri-cirinya ialah mereka yang sering mengatakan sulit. Mereka ingin segalanya mudah atau dimudahkan. Jika mengalami kesulitan mereka menuntut, merengek, atau mengeluh.
Saat menerima nasihat, satu kata yang sering keluar dari mulutnya ialah kata “sulit” atau “susah”. Mereka suka mengatakan hal-hal seperti ini:
“Teorinya sih gampang, tapi aplikasinya susah.”
“Nasihat yang bagus, tapi sulit.”
“Mau sich, tapi sepertinya susah.”
dan sebagainya.
Atau dia mengatakan,
“Saya sebenarnya bisa sukses, seandainya …”
Saat kata “seandainya” keluar dari mulutnya, berarti dia berharap orang lain, lingkungan, peristiwa, atau kondisi selalu mendukung mereka. Mereka tidak mau jika semua itu mempersulit mereka.

Periksalah Apakah Penghambat Sukses Itu Ada Pada diri Anda?

Jika Anda mau berhasil, Anda perlu melakukan muhasabah. Cobalah periksa kata-kata yang sering keluar dari mulut Anda. Seberapa banyak Anda mengatakan sulit, susah, atau seandainya. Meski itu datang dari hati saja. Jika itu ada, artinya Anda termasuk orang yang manja. Periksa komentar-komentar yang Anda tulis, baik di blog pengembangan diri maupun status di facebook. Kesadaran akan hal ini akan membawa perubahan pada diri Anda.
Mungkin Anda akan berkata bahwa kondisi sulit itu memang benar adanya. Anda mungkin mengatakan bahwa ada alasannya. Anda mungkin berkata itu tidak bohong. Dan berbagai pembenaran lainnya.  Pembenaran-pembenaran ini tidak akan pernah membantu Anda untuk sukses. Alasan Anda mungkin benar, tetapi itu tidak akan mengubah apa pun. Banyak orang yang memiliki alasan tidak bisa bekerja. Alasan itu benar, tetapi apakah alasannya menjadikan dia mendapat gaji? Bagaimana pun alasan dia benar dan valid, jika tidak bekerja, dia tetap tidak mendapatkan gaji.

Memang Sulit, So What Gitu Lho?

Jika Anda mengatakan sesuatu itu sulit. Mungkin benar. Lalu?
Semua orang menghadapi kesulitan. Semua orang menghadapi tantangan. Kesulitan dan tantangan adalah bagian dari hidup. Yang membedakan orang sukses dan tidak adalah bagaimana mereka menyikapi kesulitan tersebut. Orang yang sukses akan belajar dan mencoba mengatasi kesulitan tersebut. Sementara orang yang gagal akan manja, berharap kesulitan tersebut tidak ada. Sayangnya itu tidak mungkin.
Berusahalah, belajarlah, dan cobalah. Kesulitan itu bagian dari hidup.
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS. Alam Nasyrah:5-6)
Seharusnya, orang yang memahami ayat ini tidak akan memiliki penghambat sukses ini.

Selasa, Juli 05, 2011

.:Di jaga yaaa...:.

Tapak tilas hari ini...
  عَظِيْمٍ، وَإِنَّهُ لَيَسِيْرٌ عَلىَ مَنْ يَسَّرَهُ اللهُ تَعَالَى عَلَيْهِ : تَعْبُدُ اللهَ لاَ تُشْرِكُ  بِهِ شَيْئاً، وَتُقِيْمُ الصَّلاَةَ، وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ، وَتَصُوْمُ رَمَضَانَ، وَتَحُجُّ  الْبَيْتَ، ثُمَّ قَالَ : أَلاَ أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الْخَيْرِ ؟ الصَّوْمُ جُنَّةٌ، وَالصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيْئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ، وَصَلاَةُ الرَّجُلِ فِي جَوْفِ   اللَّيْلِ، ثُمَّ قَالَ : } تَتَجَافَى جُنُوْبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ.. –حَتَّى بَلَغَ-  يَعْمَلُوْنَ{ُ ثمَّ قَالَ : أَلاَ أُخْبِرُكَ بِرَأْسِ الأَمْرِ وُعَمُوْدِهِ وَذِرْوَةِ سَنَامِهِ ؟ قُلْتُ بَلَى يَا رَسُوْلَ اللهِ قَالَ : رَأْسُ اْلأَمْرِ اْلإِسْلاَمُ وَعَمُوْدُهُ الصَّلاَةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ. ثُمَّ قَالَ: أَلاَ أُخْبِرُكَ بِمَلاَكِ ذَلِكَ كُلِّهِ ؟ فَقُلْتُ : بَلىَ  يَا رَسُوْلَ اللهِ . فَأَخَذَ بِلِسَانِهِ وَقَالِ : كُفَّ  عَلَيْكَ هَذَا. قُلْتُ : يَا نَبِيَّ اللهِ، وَإِنَّا لَمُؤَاخَذُوْنَ بِمَا نَتَكَلَّمَ بِهِ ؟ فَقَالَ : ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ، وَهَلْ   يَكُبَّ النَاسُ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوْهِهِمْ –أَوْ قَالَ : عَلىَ مَنَاخِرِهِمْ – إِلاَّ حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ . [رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح]
Terjemah hadits / ترجمة الحديث  :
Dari Mu’az bin Jabal radhiallahuanhu dia berkata : Saya berkata : Ya Rasulullah, beritahukan saya tentang perbuatan yang dapat memasukkan saya ke dalam surga dan menjauhkan saya dari neraka, beliau bersabda: Engkau telah bertanya tentang sesuatu yang besar, dan perkara tersebut mudah bagi mereka yang dimudahkan Allah ta’ala, : Beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukannya sedikitpun, menegakkan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji. Kemudian beliau (Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam) bersabda: Maukah engkau aku beritahukan tentang pintu-pintu surga ?; Puasa adalah benteng, Sodaqoh akan mematikan (menghapus) kesalahan sebagaimana air mematikan api, dan shalatnya seseorang di tengah malam (qiyamullail), kemudian beliau membacakan ayat (yang artinya) : “ Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya….”. Kemudian beliau bersabda: Maukah kalian aku beritahukan pokok dari segala perkara, tiangnya dan puncaknya ?, aku menjawab : Mau ya Nabi Allah. Pokok perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah Jihad. Kemudian beliau bersabda : Maukah kalian aku beritahukan sesuatu (yang jika kalian laksanakan) kalian dapat memiliki semua itu ?, saya berkata : Mau ya Rasulullah. Maka Rasulullah memegang lisannya lalu bersabda: Jagalah ini (dari perkataan kotor/buruk). Saya berkata: Ya Nabi Allah, apakah kita akan dihukum juga atas apa yang kita bicarakan ?, beliau bersabda: Ah kamu ini, adakah yang menyebabkan seseorang terjungkel wajahnya di neraka –atau sabda beliau : diatas hidungnya- selain buah dari yang diucapkan oleh lisan-lisan mereka .
(Riwayat Turmuzi dan dia berkata: Haditsnya hasan shahih)

Pelajaran yang dapat diambil antara lain ibadah yang dapat memasukkan seorang hamba ke dalam surga dan dicintai sang Rabb serta bahaya lisan yang tidak di jaga...
So guys,,jagalah lisan-tutur kata-bahasa saat bersosialisasi,karena luka yang ditimbulkannya sangatlah susah untuk di sembuhkan, apalagi kalau itu dusta,nah lhooo.. Ada kan pepatah bilang "diam itu emas", maksudnya bukan berarti qt g usah ngomong, tapi bicaralah yang penting saja dan yang benar serta untuk kebenaran, bila sekiranya akan menyakiti orang lain maka  alangkah baiknya jika diam..
Walaupun kalian tipe sanguinispun,,tetep jaga hati temen yaaaa..

Wassalamualaikum wr.wb
 
Cafe of life Blogger Template by Ipietoon Blogger Template